Lima Cara Rasulullah Mencari Rezeki

Lima Cara Rasulullah Mencari Rezeki

1. Bekerja Serius untuk ‘Memberi’ Ciri pertama orang yang bekerja dengan serius adalah memulai sesuatu pekerjaan itu sebelum matahari terbit. Rasulullah dan para shahabatnya memulai pekerjaan mereka sejak subuh. Mereka sangat cepat tidur malam, dan sangat cepat bangun pagi. Bukan lambat tidur dan lambat bangun. Hingga terlambat untuk bekerja mencari rezeki. Rasulullah membangunkan anaknya sejak matahari belum terbit: “wahai anak-anakku, bangunlah, bergeraklah, serta cari rezeki dari tuhan kalian sebelum matahari terbit”. Namun Setelah dilihat-lihat ternyata, kaum kafirun dan musyrikunlah yang pada saat ini menggunakan konsep mencari rezeki sebelum matahari terbit….

Read More

Menciptakan Rezeki Datang Mencari Kita

Menciptakan Rezeki Datang Mencari Kita

زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَيَسْخَرُونَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا ۘ وَالَّذِينَ اتَّقَوْا فَوْقَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَاللَّهُ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ “Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” (Q.S.:Al-Bagarah : 212) Umat Islam yang miskin dan terkebelakang tidak di hendaki oleh Allah SWT. Terlampauwi dari bangsa lain dan menjadi target objek musuh Allah dari golongan jin dan manusia. Akhirnya,…

Read More

Pentingnya Hafalan

Pentingnya Hafalan

Bismillahirrahmaanirrahiim. Segala puji bagi Allah. Selawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Rasulullah, keluarga dan sahabatnya serta orang yang mengikuti jejaknya. Selanjutnya, Hadis adalah ilmu yang tinggi nilainyai, besar manfaatnya, dan menjadi tumpuan kebanyakan hukum syariat, sebagaimana kata Al-Imran Ibnul Qayyim rahimahullah. Hadis adalah sesuatu yang paling penting untuk diperhatikan dan dihapal setelah Al-Quran, karena ilmu itu menuntut hafalan. Ibnul Jauzi mengatakan didalam kitab “Shaidul Khaathir”(hal.205), bahwa orang yang menuntut ilmu seyogyanya sebagian besar perhatiannya tercurah kepada hafalan dan penelaahan. Seandainya kondisi memungkinkan, maka lebih utama demikian, hanya saja fisik…

Read More